Minggu, 09 Juni 2013

Masjid Darussalam



Masjid Darussalam Kota Samarinda 

 
Selain masjid Islamic center, kota samarinda juga ada satu lagi masjid yang megah, yaitu masjid darusalam.  Sebelum nya masjid darusalam menjadi yang termegah sebelum masjid islamic center di bangun. Yang muda menggantikan yang tua, itu kata orang. Tapi bagaimanapun kemegahan dari masjid darussalam masih tak dapat tergantikan.
Kalo teman-teman berkunjung ke kota samarinda, masjid darusalam dekat sekali dengan pasar pagi atau citra niaga. Jadi yang habis belanja pernak-pernik oleh-oleh di citra niagai langsung bisa jalan kaki ke masjid darusalam
Masjid ini memiliki 1 kubah besar dan beberapa kubah kecil yang berdampingan dengan kubah besar yang berwarna hijau dan memiliki 4 buah menara. Masjid ini berada di sisi Sungai Mahakam.
Pembangunan Masjid Raya Darussalam Samarinda yang berdiri pada tahun 1925 yang diilhami saudagar-saudagar Suku Bugis dan Suku Banjar. Seiring kemajuan zaman bangunan masjid tertua itu banyak mengalami perubahan tanpa mengurangi ciri khasnya.
Sebelumnya masjid itu bernama Masjid Jamik yang kemudian mengalami renovasi pada 1953 dan 1967. Bahkan, semula masjid ini dibangun di atas tanah 25×25 meter di pinggiran Sungai Mahakam. Namun, dengan kemajuan Kota Samarinda yang semakin pesat menyebabkan lokasi masjid bergeser ke Jalan Yos Sudarso dengan luas sekitar 15 ribu meter persegi. Sedangkan bangunan masjid itu mengacu pada konsep Kerajaan Turki kuno. Ciri itu tampak pada bentuk kubah, menara, serta sejumlah lengkungan di atas pintu dan jendela.
Kalau teman-teman ingin mampir ke masjid darussalam dari balikpapan ya, karena penerbangan di kaltim turunnya dibandara sepinggan. Dari bandara ke kota samarinda naik angkutan, ada beberapa alternatif, pertama naik angkutan gelap yang orang balikpapan menyebutnya taxi gelap. Itu sejenis mobil avansa satu orang dikenai biaya Rp 60.000,00-100.000,00. Satu mobil di isi 7 orang ya lumayan penuh dan sesak. Atau yang kedua naik travel kanggoro. Pesannya ada di terminal B. Biayanya Rp 100.000,00.  Travelnya pake mobil elf isi 12 kursi. Sangat nyaman, karena tempat duduknya satu-satu, bisa nonton tv, full ac, ada steker. Kalo capek bisa langsung tidur lah. Ngiler tau-tau sampai samarinda.   Atau yang terakhir keluar bandara naik angkot  line 3 biayanya antara Rp 3000 sampai 5000. Terus naik bis jurusan samarinda terminal sei kujang bianyanya Rp 60.000-75.000. banyak kan pilihan sampai samarinda.
Kalau sudah sampai samarinda, tinggal cari angkot hijau, jurusan pasar pagi. Di samarinda biaya angkot rata-rata Rp. 3000,00. Kalo sudah sampai pasar pagi teman-teman bisa jalan kaki ke masjid atau juga ada yang bisa lansung turun di depan masjid darusalam.
Ok deh selamat jalan-jalan ya. 


info jalan-jalan lain

Tidak ada komentar:

Posting Komentar