Rabu, 21 Mei 2014

Balikpapan Pintu Gerbang Kaltim

Balikpapan Pintu Gerbang Kaltim

Kota Balikapapan  kota yang berbeda dengan kota lain yang saya singgahi. Kesan pertama melihat kota ini, megah, dan bersih. Terlihat dari ketika turun dari pesawat di bandara Sepinggan, bandaranya alamah megah sekali, dengan bangunan yang baru, fasilitas yang mewah, dan tentu saja bersih. 
Keluar dari bandara, waktu itu naik taxi untuk mencari penginapan, terlihat bangunan mall super blog e walk, dan bangunan yang rapi tertata di bibir pantai, ehm ini benar kota yang gede. Jalanan nya sudah mulai sesak dengan kendaraan, walau belum separah Jakarta, Semarang atau Jogja. Tapi sudah terlihat bahwa kota ini adalah kota yang sesak penduduk. melihat dari jumlah pengendara yang banyak di jalan raya. 
satu yang hebat, sepanjang jalan dari bandara sepinggan menuju ke jalan ahmadyani, tidak ada reklame yang biasanya menjejal di antara tiang jalan dan pepohonan di jalan kota besar. Pemandangan yang langka. 
Setelah masuk penginapan, kami mencari makan, ketika itu kami makan di taman bekapai, di jalan soedirman, depan PLN. makanan nya sih hampir sama dengan di jogja, atau jatim, maklum di sini banyak perantau dari jawa. Yang beda adalah saat kita membayar.. ehm dalam hati mahal sekali. Memang ternyata banyak yang tidak tahu bahwa Balikpapan merupakan salah satu kota yang mempunyai biaya hidup yang tinggi di Indonesia. Kalo di bandingkan di jawa tengah atau Jogja, ya jauuh. Kalo orang jawa baru datang, mungkin belum menyesuaikan diri. Saran baru pendatang dari jawa, makanan yang pas di kantong adalah nasi goreng dan nasi kuning. rata-rata adalah Rp 10.000. dengan minum es teh 3.000. total ya 13.000
kalo murah lagi adalah tahu tek asal jatim . rata - rata harganya 7000, dengan telur 9.000. 
itu kalo pengen ngirit. 
ini awal kami di balikpapan. tunggu kabar dari kami ya. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar